Diseminasi Praktik Baik "Triple Magic Literasi"
Wates, 25 Mei 2026 – Mare Asia Fajaryanti, S.Pd., guru kelas 2 SD Muhammadiyah Mutihan, melaksanakan diseminasi praktik baik dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) kelas 2 Kapanewon Wates pada hari Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri Graulan dan dihadiri oleh para guru kelas 2 se-Kapanewon. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pengawas sekolah Kapanewon Wates Teguh Purwantari, S.Pd., M.Pd.
Dalam diseminasi tersebut, Ibu Mare Asia memaparkan metode yang diberi judul "Triple Magic Literasi". Metode ini merupakan pendekatan sederhana yang ia terapkan di kelasnya untuk membantu siswa lebih mudah memahami materi literasi. "Triple Magic Literasi" terdiri dari tiga unsur yaitu gerakan, suara, dan gambar. Ketiganya digunakan secara bersamaan saat pembelajaran membaca dan menulis.
Menurut Ibu Mare Asia, metode ini ia kembangkan berdasarkan pengalaman mengajarnya selama beberapa tahun terakhir. Ia melihat bahwa siswa kelas 2 masih membutuhkan variasi agar tidak cepat bosan. Dengan menggabungkan gerakan tubuh, intonasi suara yang berbeda, dan bantuan gambar sederhana, siswa terlihat lebih fokus dan lebih mudah mengingat kata-kata baru.
Hasil yang ia catat di kelasnya menunjukkan adanya perkembangan kemampuan membaca siswa secara bertahap. Namun demikian, ia menyampaikan bahwa metode ini bukanlah satu-satunya solusi dan masih perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing kelas.
Para peserta KKG yang hadir tampak mengikuti pemaparan dengan antusias. Beberapa guru juga bertanya mengenai teknis pelaksanaan dan kendala yang mungkin muncul. Diskusi berlangsung dengan lancar dan saling berbagi pengalaman.
Dengan adanya diseminasi ini, Ibu Mare Asia berharap metode "Triple Magic Literasi" dapat menjadi salah satu alternatif bagi guru lain yang ingin mencoba pendekatan berbeda dalam pembelajaran literasi di kelas rendah.
Pengawas sekolah, Teguh Purwantari, S.Pd., M.Pd menyampaikan berdasarkan hasil pengamatan dan pendampingan yang kami lakukan, praktik baik “Triple Magic Literasi” menunjukkan implementasi pembelajaran yang berpihak pada murid dan sesuai dengan arah transformasi pendidikan saat ini.
​Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan literasi, tetapi juga berhasil membangun keberanian, kepercayaan diri, serta keterlibatan aktif murid dalam pembelajaran. Yang menjadi nilai lebih adalah konsistensi dan dedikasi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, melakukan pendampingan secara berkelanjutan, serta membangun kolaborasi dengan orang tua dan lingkungan sekolah. Kami melihat bahwa inovasi ini memiliki dampak nyata, mudah direplikasi, dan berpotensi menjadi inspirasi praktik baik bagi satuan pendidikan lainnya.
~nsr~
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pelatihan Guru Coding, AI, dan Scribo oleh Marshall Cavendis Education (MCE)
Dalam rangka mempersiapkan pendidik yang tangguh menghadapi tantangan era digital, Marshall Cavendish Education (MCE) bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah
Membuat Roket Mainan
Kamis, 23 Januari 2025 anak-anak kelas 2 bersiap untuk melakukan kegiatan praktik membuat roket mainan. Kegiatan ini merupakan implementasi dari pelajaran P5. Sebelum melakukan praktik,
Praktik Menggunakan Teknik Potong, Tempel, dan Jahit
Dalam membuat sebuah kerajinan tangan atau karya seni, ada dua teknik yang penting untuk dipahami. Pada materi kelas III SD tema 4, para siswa belajar tentang dua teknik tersebut, yaitu
Praktik Membuat Iklan Menggunakan Canva
Siswa kelas 5 belajar membuat iklan dengan aplikasi Canva . Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Januari 2024 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pembelajaran ini dilakukan
Penggunaan Aplikasi Canva Untuk Presentasi di Kelas
Canva merupakan aplikasi online yang mempunyai beragam template serta fitu-fitur yang ada untuk membantu guru dan siswa dalam melakukan pembelajaran di kelas. Melalui Canva, diharapkan